Sperma

Sperma berbentuk seperti kecebong, dan terbagi menjadi 3 bagian yaitu: kepala, leher dan ekor. Kepala berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). Bagian leher menghubungkan kepala dengan bagian tengah. Sedangkan ekor berfungsi untuk bergerak maju, panjang ekor sekitar 10 kali bagian kepala.

Spermatogenesis Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) adalah sebagai berikut: spermatogonium (membelah 2), spermatosit pertama (membelah 2), spermatosit kedua (membelah 2), spermatid dan tumbuh menjadi spermatozoa (sperma).

Pada masa pubertas, spermatogonia membelah diri secara mitosis sehingga menghasilkan lebih banyak spermatogonia. Pada manusia, spermatogonia mengandung 23 pasang kromosom atau 46 kromosom (diploid).

Beberapa spermatogonia membelah diri kembali, sedangkan lainnya berkembang menjadi […]

Ovum

Ovum atau sel telur adalah suatu sel terbesar dalam tubuh manusia. Ukuran ovum sekitar 0,2 mm dan tertutup dalam folikel telur dari indung telur. Ovum dilingkari oleh zona pellusida dan dilapisi oleh korona radiata.

Jumlah oogonium pada wanita berdasarkan umur adalah sebagai berikut:

Bayi baru lahir: 750.000 Umur 6-15 tahun: 439.000 Umur 16-25 tahun: 159.000 Umur 26-35 tahun: 59.000 Umur 35-45 tahun: 34.000 Masa menopause: semua hilang

Oogenesis Pertumbuhan ovum (oogenesis) dimulai dengan oogonia, oosit primer (primary oocyte), primary ovarian follicle, liquar folliculi, pematangan pertama ovum dan pematangan kedua ovum pada sperma membuahi ovum.

Pada masa pubertas, oosit primer mengadakan […]

Menghitung Masa Subur

Menghitung masa subur atau menghitung ovulasi sangatlah penting maknanya bagi wanita, baik yang ingin hamil atau menghindari kehamilan. Masa subur atau ovulasi adalah suatu masa dalam siklus menstruasi wanita dimana sel telur yang matang siap untuk dibuahi. Apabila wanita tersebut melakukan hubungan seksual pada masa subur atau ovulasi maka kemungkinan terjadi kehamilan.

Hormon yang mempengaruhi siklus menstruasi adalah hormon seks perempuan yaitu estrogen dan progesteron. Hormon-hormon ini menyebabkan perubahan fisiologis pada tubuh perempuan. Perubahan tersebut dapat dilihat melalui beberapa indikator klinis seperti:

Perubahan suhu basal tubuh. Perubahan sekresi lendir leher rahim (servik). Perubahan pada servik. Panjangnya […]

Panggul Wanita Part 1

Setiap wanita mempunyai anatomi panggul yang unik dan berbeda satu sama lain. Panggul terdiri atas bagian keras panggul (dibentuk oleh tulang) dan bagian lunak panggul (dibentuk otot, jaringan dan ligamen).

Fungsi bagian keras panggul wanita adalah sebagai berikut:

Panggul besar untuk menyangga isi abdomen Panggul kecil untuk membentuk jalan lahir dan tempat alat genetalia

Sedangkan fungsi bagian lunak panggul wanita adalah sebagai berikut:

Membentuk lapisan dalan jalan lahir Menyangga alat genetalia agar tetap dalam posisi normal saat hamil maupun nifas Saat persalinan, berperan dalam proses kelahiran dari kala uri

Ruang panggul terbagi menjadi dua yaitu:

Panggul besar (pelvis mayor) Panggul […]

Adaptasi Paternal

Jordan (1990) mendeskripsikan 3 proses perkembangan yang dialami oleh calon ayah, yaitu mengaitkan dengan realitas akan kehamilan dan anak, mengenal peran orang tua dari keluarga dan lingkungan masyarakat, serta berusaha melihat relevansi akan childbearing.

Realitas akan kehamilan dan anak

Pria akan menunjukkan reaksi bangga dan gembira ketika diberitahu tentang berita kehamilan istrinya, walaupun akan menunjukkan gejala ambivalen seperti istrinya, terutama dalam hal komitmen dan penambahan tanggung jawab. Kehadiran janin akan menjadi nyata bagi calon ayah saat mendengarkan denyut jantung janin, merasakan pergerakan janin, serta melihat janin melalui sonogram.

Mengenal peran orangtua

Selama masa kehamilan dan melahirkan, tanggung jawab utama pria […]