Gangguan dan Masalah Haid dalam Sistem Reproduksi

Klasifikasi Gangguan haid dan siklusnya dalam masa reproduksi dapat digolongkan dalam :

Kelainan dalam banyaknya darah dan lamanya perdarahan pada haid : Hipermenorea atau menoragia dan Hipomenorea Kelainan siklus : Polimenorea; Oligomenorea; Amenorea Perdarahan di luar haid : Metroragia Gangguan lain yang ada hubungan dengan haid : Pre menstrual tension (ketegangan pra haid); Mastodinia; Mittelschmerz (rasa nyeri pada ovulasi) dan Dismenorea […]

Diafragma

Pengertian Diafragma adalah kap berbentuk bulat, cembung, terbuat dari lateks (karet) yang dimasukkan ke dalam vagina sebelum berhubungan seksual dan menutupi serviks.

Diafragma dan spermisida

Jenis Jenis diafragma antara lain:

Flat spring (flat metal band). Coil spring (coiled wire). Arching spring (kombinasi metal spring). […]

Spermisida

Pengertian Spermisida adalah alat kontrasepsi yang mengandung bahan kimia (non oksinol-9) yang digunakan untuk membunuh sperma.

Jenis Jenis spermisida terbagi menjadi:

Aerosol (busa). Tablet vagina, suppositoria atau dissolvable film. Krim. […]

Perubahan Fisiologis Masa Nifas Pada Sistem Perkemihan

Pada masa hamil, perubahan hormonal yaitu kadar steroid tinggi yang berperan meningkatkan fungsi ginjal. Begitu sebaliknya, pada pasca melahirkan kadar steroid menurun sehingga menyebabkan penurunan fungsi ginjal. Fungsi ginjal kembali normal dalam waktu satu bulan setelah wanita melahirkan. Urin dalam jumlah yang besar akan dihasilkan dalam waktu 12 – 36 jam sesudah melahirkan

Hal yang berkaitan dengan fungsi sistem perkemihan, antara lain:

Hemostatis internal. Keseimbangan asam basa tubuh. Pengeluaran sisa metabolisme. Hemostatis internal

Tubuh, terdiri dari air dan unsur-unsur yang larut di dalamnya, dan 70% dari cairan tubuh terletak di dalam sel-sel, yang disebut dengan cairan intraselular. Cairan ekstraselular terbagi […]

Cara Minum Pil Progestin (Minipill or Progestin Only Contraceptive)

Waktu Mulai Menggunakan Mini Pil Mini pil mulai dapat digunakan pada hari pertama sampai hari ke lima pada siklus haid (tidak memerlukan metode kontrasepsi lain) apabila:

Lebih dari 6 minggu pasca persalinan dan pasien telah mendapat haid. Pasien sebelumnya menggunakan kontrasepsi non hormonal dan ingin ganti dengan mini pil. Pasien sebelumnya menggunakan AKDR (termasuk AKDR yang mengandung hormon).

Mini pil mulai dapat digunakan setiap saat apabila:

Diduga tidak terjadi kehamilan. Pasien mengalami amenorea (tidak haid) dan dipastikan tidak hamil (sebaiknya jangan melakukan hubungan seksual selama 2 hari atau gunakan kontrasepsi lain untuk 2 hari). Menyusui antara […]