Amniotomy (Amniotomi atau Pecah Ketuban)

Cairan amnion (air ketuban) berfungsi sebagai perisai untuk melindungi bayi dari tekanan kontraksi uterus. Selama selaput ketuban masih utuh, bayi akan terlindung dari infeksi dan sebagian anoksia dan fetal distres yang bisa terjadi selama kontraksi hipertonik. Amniotomi rutin selama persalinan normal tidak memberikan keuntungan bagi ibu dan bayi. Tinjauan studi tentang prosedur amniotomi rutin yang dilakukan menunjukkan tidak ada fase pemendekan pada proses persalinan, justru terjadi peningkatan kemungkinan persalinan dengan operasi caesar.

Marilah kita simak penjelasan tentang amnitomi!

Pengertian Amniotomi

Tindakan untuk membuka selaput amnion dengan jalan membuat robekan kecil yang kemudian akan melebar secara spontan akibat gaya berat cairan […]

Transisi Peran Maternal

Transisi peran dalam menjadi seorang ibu sudah dimulai pada saat kehamilan. Rubin (1984) mengobservasi langkah-langkah spesifik yang menjadi kerangka dalam memahami proses perubahan peran ibu, yaitu:

Mimikri Role play Fantasi Pencarian peran yang sesuai Grief work Mimikri

Mimikri meliputi meniru dan mengkopi perilaku dari seorang ibu atau wanita lain yang sedang hamil dalam rangka mencari tahu karakteristik dari peran seorang ibu. Tahap mimikri akan terasa pada trimester I, saat wanita hamil mulai memakai baju hamil, atau bahkan meniru postur dan langkah dari wanita hamil yang telah mendekati waktu melahirkan.

Role play

Role play meliputi berperan berdasarkan beberapa aspek yang biasa […]

Kebutuhan Gizi Ibu Hamil Part 2

Vitamin Wanita hamil membutuhkan lebih banyak vitamin dibanding sebelum hamil. Kebutuhan vitamin diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin serta proses diferensiasi sel. Kebutuhan vitamin antara lain meliputi:

Asam folat. Vitamin A. Vitamin B. Vitamin C. Vitamin D. Vitamin E. Vitamin K. […]

Kebutuhan Gizi Ibu Hamil Part 1

Kebutuhan gizi pada masa kehamilan berbeda dengan masa sebelum hamil, peningkatan kebutuhan gizi hamil menurut Huliana (2001) sebesar 15 persen, karena dibutuhkan untuk pertumbuhan rahim, payudara, volume darah, plasenta, air ketuban dan pertumbuhan janin.

Penambahan kebutuhan gizi selama hamil antara lain meliputi:

Kalori. Protein. Lemak. Karbohidrat. Vitamin. Mineral. […]

Tali Pusat

Tali pusat atau funiculus umbilicalis adalah saluran kehidupan bagi janin selama dalam kandungan, sehingga zat-zat gizi dan oksigen dapat masuk ke tubuh janin. Pada hari ke-14 pasca konsepsi, diskus embrio, kantong amnion dan yolk salc menyatu dengan villi korion melalui connecting stalk kemudian akan menjadi tali pusat.

Struktur Tali Pusat

Tali pusat terdapat antara pusat janin dan permukaan fetal plasenta. Warnanya dari luar putih dan merupakan tali yang berpilin. Panjangnya ± 55 cm (30 – 100 cm) dan diameter 1 – 1,5 cm. Pembuluh-pembuluh darahnya biasanya lebih panjang dari tali pusatnya sendiri sehingga pembuluh berkelok-kelok. Kadang-kadang menimbulkan tonjolan pada permukaan […]